Usai dilantik Presiden Jokowi, Ketua KPK Sementara Nawawi: Pencarian Harun Masiku Jadi Prioritas

Uncategorized100 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA–Nawawi Pamolango menegaskan pencarian dan penangkapan Harun Masiku menjadi prioritas.

Nawawi baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sementara menggantikan Firli Bahuri yang sedang berurusan dengan hukum.

Firli diduga memeras mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Harun masiku adalah tersangka korupsi yang diduga menyuap eks anggota KPU Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai anggota DPR Daerah Pemilihan I Sumatera Selatan, menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal. Harun Masiku diduga melarikan diri ke luar negeri sehingga masuk dalam daftar pencarian KPK.

“Semua perkara-perkara yang masih dan berstatus seperti itu (mendapat pembaharuan surat tugas) menjadi prioritas KPK,” ujar Nawawi di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Baca juga: Nawawi Pomolango Dilantik Jokowi Jadi Ketua KPK Sementara, Pakar: Berpotensi Cacat Hukum

Nawawi mengungkapkan, saat KPK menyeleksi deputi penindakan beberapa waktu lalu, persoalan Harun Masiku menjadi salah satu poin wawancara bagi para calon.

Dari seleksi tersebut didapatkan calon deputi penindakan yang sejalan dengan keinginan KPK untuk menyelesaikan kasus Harun Masiku.

Oleh karena itu, KPK memperbaharui surat tugas untuk pencarian Harun Masiku.

“Kami telah mengeluarkan produk-produk surat yang baru yang dibutuhkan oleh deputi penindakan yang baru,” kata Nawawi Pomolango.

Harun yang merupakan mantan politikus PDIP itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK pada tahun 2020.

Eks Ketua KPK, Firli Bahuri sebelumnya mengaku telah menandatangani surat perintah pencarian dan penangkapan buron kasus dugaan suap, Harun Masiku.

Firli juga pernah menegaskan bahwa pihaknya masih terus mencari keberadaan Harun Masiku. Bahkan, KPK telah menerjunkan tim pada Kedeputian Bidang Penindakan ke sejumlah negara untuk mengejar Harun.

Serangan kepada PDIP

Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara Prof Denny Indrayana mengatakan upaya penangkapan Harun Masiku yang buron sejak 2020 itu adalah bentuk serangan ke PDIP jelang Pilpres 2024 ini.

Baca Juga  Koalisi Perubahan Serang Balik AHY, Jubir Demokrat: Lha Kalau Kalah Memang Bisa Berjuang?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *