Timnas AMIN Sebut Yusril Ihza Mahendra Sesat Pikir Soal Tolak Hak Angket DPR

Uncategorized29 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM – Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menganggap pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang menolak hak angket DPR RI bagian dari sesat pikir.

Co-captain Timnas Anies-Muhaimin, Sudirman Said menyebut hak angket DPR RI tidak akan menimbulkan gejolak politik di Indonesia.

Justru saat ini gejolak sudah terjadi meski hak angket soal dugaan kecurangan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 belum diajukan.

Diketahui, Yusril sebelumnya mengatakan bahwa penggunaan hak angket DPR berpotensi menimbulkan chaos atau kekacauan.

“Kan ada triger-nya gitu kan. Jadi tidak bisa dipandang karena hak angket terjadi satu gejolak, tidak. Gejolak sudah terjadi akibat tindakan-tindakan yang menabrak norma, menabrak kepatutan, menubruk hukum,” kata Sudirman di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2024) dikutip dari Kompas.com.

Menurut dia, pernyataan Yusril ini merupakan salah satu cara pandang yang salah atau sesat pikir.

Sudirman Said menegaskan bahwa masalah utamanya bukan pada hak angketnya. Melainkan penyebab dari adanya inisiatif untuk menggunakan hak angket tersebut.

Baca juga: Prabowo Bertemu Gibran di Kertanegara, TKN Aminuddin Maruf: Kangen-kangenan

Kemudian, dia berpandangan hak angket DPR soal kecurangan pemilu justru membuka peluang untuk menciptakan kestabilan politik.

“Bahwa hak angket malah bisa menjadi pintu kepada kestabilan politik karena di sana akan diungkap mana yang benar mana yang salah, mana yang harus diberi sanksi dan sebagainya gitu,” ujar Sudirman Said.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, penggunaan hak angket DPR akan membawa negara ini dalam ketidakpastian dan berpotensi menimbulkan kekacauan.

“Penggunaan angket dapat membuat perselisihan hasil pilpres berlarut-larut tanpa kejelasan kapan akan berakhir,” kata Yusril saat dimintai konfirmasi, Kamis (22/2/2024).

Menurut Yusril, pihak yang kalah pilpres seharusnya mencari penyelesaian ke Mahkamah Konstitusi (MK), bukan dengan menggunakan hak angket DPR.

(Wartakotalive.com/DES/Kompas.com)



Quoted From Many Source

Baca Juga  Inilah Hukuman bagi yang Sengaja Buka Puasa di Bulan Ramadan di Dunia dan Akherat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *