Sekda DKI Lepas Mudik Gratis, Saat Kembali ke Jakarta Dimbau Tak Bawa Saudara untuk Adu Nasib

Uncategorized10 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR –  Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Joko Agus Setyono mewakili Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melepas pemudik gratis di lapangan Silang Barat Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024).

Joko mengapresiasi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo yang sudah menggelar mudik dan balik gratis untuk warga.

Ia mengaku, Syafrin tahun 2019 lalu menginisiasi program mudik gratis untuk menekan angka kecelakaan di jalur pemudik khususnya yang dilewati sepeda motor.

“Kegiatan ini salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan pada saat mudik pengguna sepeda motor,” terangnya, Kamis.

Joko mengaku, program mudik gratis ini sebagai komitmen Pemprov DKI Jakarta memberikan moda transportasi yang mudah dan aman bagi para pemudik saat lebaran. 

Sehingga masyarakat Jakarta, kata Joko yang pulang kampung bisa merayakan lebaran Idulfitri bersama keluarganya.

Baca juga: Dishub DKI Jakarta Lepas Mudik Gratis, Syafrin Liputo: Ini untuk Menekan Angka Kecelakaan

“Keselamatan pemudik adalah prioritas utama dalam kegiatan mudik atau balik lebaran,” ungkapnya.

Joko menyampaikan pesan dari Pj Gubernur DKI yang tidak bisa hadir di acara pelepasan mudik dan balik gratis Idul fitri 2024.

Pesan pertama dari Heru, kata Joko para sopir bus harus berhati-hati membawa puluhan penumpang ke berbagai kota.

Kemudian, pesan dari Heru yang disampaikan Joko berikutnya adalah agar memeriksa kendaraan sebelum berangkat arus mudik dan balik angkutan lebaran.

“Dan tidak kebut-kebutan dengan kendaraan lain. Beliau juga berpesan kepada penumpang agar menjaga kebersihan dam ketertiban di dalam bus,” terangnya.

Baca juga: Tika Perdana Ikut Mudik Gratis Pemprov DKI, Sepeda Motor Tidak Bisa Diangkut

Terakhir Joko mengimbau kepada para pemudik yang nantinya balik ke Jakarta tidak membawa saudaranya untuk mengadu nasib di Jakarta.

Baca Juga  Enam Manfaat Mandi Air Panas Bagi Kesehatan dan Kebugaran, Bikin Anda Tidur Nyenyak

Jika belum ada kepastian pekerjaan atau tidak punya kemampuan maupun keahlian, maka kata Joko sangat berisiko menjadi pengangguran di Jakarta.

“Mereka akan menghadapi kesulitan memenuhi persyaratan administrasi kependudukan, akses terhadap pekerjaan dan tempat tinggal,” katanya. 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *