Provokasi Petasan Diduga Menjadi Penyebab Tawuran di Bassura Jatinegara 

Uncategorized21 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA – Tawuran terjadi di dekat Apartemen Bassura, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur pada Sabtu (9/3/2024) pagi.

Pihak kepolisian berhasil menyimpulkan penyebab tawuran itu, yaitu diduga karena provokasi menggunakan petasan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicholas Ary Lilipaly, mengatakan bahwa hingga sesudah petasan dinyalakan, kedua kubu pelaku tawuran langsung melakukan saling serang, di antaranya menggunakan bambu hingga batu.

“Penyebabnya diduga hanya berawal dari adanya petasan yang ditembakkan. Akhirnya kedua warga keluar untuk melakukan tawuran,” kata Nicholas, Sabtu (9/3/2024).

Namun, Nicholas mengucapkan tawuran yang terjadi sudah lebih dari dua kali itu dapat dibubarkan sekira pukul 06.30 WIB. 

Baca juga: Sempat Buron ke Tegal, Pelajar SMP yang Bacok Alumni Ketika Tawuran di Mampang Akhirnya Ditangkap

Baca juga: 4 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Mampang Diciduk Polisi, Satu di Antaranya Kawan Korban

Baca juga: Satu Orang Tewas Akibat Tawuran di Jagakarsa, Polisi Gencarkan Patroli di Lokasi Rawan

Nicholas menegaskan bahwa pihaknya belum mengamankan pelaku.

“Tawuran sudah bubar atau selesai dari jam 06.30 WIB, sementara tidak ada pelaku yang diamankan,” ujar Nicholas.

Nicolas mengungkapkan untuk pelaku tawuran kali ini merupakan warga RW 01 dan RW 02 Kelurahan Cipinang Besar Utara.

“Kami sampaikan yang terlibat tawuran itu aarga RW 01 dan RW 02 kelurahan Cipinang Besar Utara Kecamatan Jatinegara,” tutur Nicholas.

Sesudah tawuran bubar, Polres Metro Jakarta Timur, Koramil, dan pihak relevan langsung mengadakan dialog bersama antara warga RW 01, 02, 03, 04 dan 06 untuk mencapai kesepakatan damai.

Sebagai informasi, seorang warga sekitar, Solihin (48) menyampaikan tawuran ini sudah terjadi kedua per pekan ini. 

Baca Juga  Lesti Kejora Minta Doa Supaya Bisa Cepat Hamil Anak Kedua dari Rizky Billar

BERITA VIDEO: Kaesang Masuk Bursa Cawalkot Solo, Istrinya Diincar Jadi Cabup Sleman

Para pelaku tawuran tersebut didominasi oleh para pemuda.

“Pelaku tawuran ini biasa anak muda, selalu tawuran begini. Motifnya ya anak muda lah, biasa. Padahal sudah tanda tangan kesepakatan damai tapi yaa begini,” kat Solihin.

Solihin berharap aksi kriminal itu dapat segera rampung, lantaran ia kerap khawatir menggangu ketertiban kawasan tempat tinggalnya.

Hanya saja ia masih menunggu upaya aparat yang sudah kerap turun tangan menangani hingga mengajak dua kubu berdamai.

“Kemarin sih pas dikasih pos yaa aman-aman saja. Tapi bertahan tidak ada tawuran cuma dua minggu saja amannya, sekarang kembali lagi begini,” pungkas Solihin. (m37)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *