PDIP Syok Kandang Banteng Gembos, Hasto: Ini Anomali, Gerakan dari Bawah Sangat Masif

Uncategorized34 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Para pendukung setia Ganjar Pranowo-Mahfud MD tentu saat ini sedang syok.

Mereka tak percaya melihat jagoannya itu ‘terkapar’ dilibas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Melihat selisih angka yang sangat mencolok, akhirnya memicu dugaan kecurangan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ada hal janggal yang membuat Ganjar-Mahfud gembos di kandang banteng.

Kandang banteng yang dimaksud seperti daerah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali.

Menurut Hasto, ada anomali dalam hasil quick count atau penghitungan sementara raihan suara pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Di mana, pasangan Ganjar- Mahfud justru kalah di kandang banteng.

Baca juga: Menang Quick Count Pilpres, Partai Gerindra Bidik Kursi Wali Kota Depok pada Pilkada

“Justru itulah yang salah satu anomalinya (Ganjar kalah di basis PDIP), karena pergerakan dari struktur itu sangat masif,” kata Hasto dalam jumpa pers di Gedung High End, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Di sisi lain, Hasto juga menyinggung kepala daerah PDIP diintimidasi dengan ancaman tersangkut kasus hukum.

“Meskipun kami melihat kalau elemen-elemen kekuatan penggerak dari PDIP seperti kepala-kepala daerah dari kami banyak sekali yang dilakukan intimidasi yang dilakukan dengan menggunakan proses-proses hukum,” ujarnya.

Adapun, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul dalam raihan suara Pilpres 2024 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count versi Litbang Kompas.

Baca juga: 9 Kelompok Bentuk Kecurangan Pilpres 2024 Temuan Tim Hukum AMIN, Segera Dibuka Bertahap

Dari 73,5 persen data yang masuk, pasangan nomor urut 2 itu mendapatkan 52,93 persen suara.

Sedangkan pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapatkan 33,07 persen suara.

Pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapatkan 14 persen suara.

Baca Juga  Ini Hasil Evaluasi Korlantas Polri Terkait Contraflow Setelah Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *