Nyawa 4 Anak yang Dibunuh Ayah di Jagakarsa Bisa Selamat Bila Polisi Berkoordinasi

Uncategorized96 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM – Nyawa empat anak di Jagakarsa bisa selamat seandainya saja Polisi langsung melakukan koordinasi dalam penanganan kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Diketahui sebelum diduga membunuh keempat anak kandungnya, Panca Darmansyah dilaporkan oleh istrinya karena tindak KDRT pada Sabtu (2/12/2023).

Bahkan istri Panca Darmansyah inisial D hingga dilarikan ke rumah sakit karena tindak KDRT tersebut.

Namun saat laporan berproses di Kepolisian, Panca Darmansyah masih memiliki kesempatan mengurus keempat anaknya.

Hingga akhirnya keempat anaknya ditemukan tewas di dalam kontrakan pada Rabu (6/12/2023)

Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Perempuan, Siti Aminah Tardi, berujar, sebetulnya perlindungan sudah harus langsung diberikan pada korban terhitung sejak mengetahui kejadian atau laporan diterima polisi.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

“UU PKDRT (Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga) sendiri sebenarnya sudah memberikan panduan yaitu perlindungan sementara,” ucap Siti kepada Kompas.com, dikutip Jumat (8/12/2023).

Adapun salah satu bentuk perlindungan adalah penempatan korban di rumah aman atau tempat tinggal alternatif.

Secara normatif, pasal 22 UU PKDRT memandatkan kepada pekerja sosial untuk mengantarkan korban ke rumah aman atau tempat tinggal alternatif.

Kemudian, mereka juga dimandatkan untuk melakukan koordinasi yang terpadu dalam memberikan layanan kepada korban dengan pihak kepolisian, dinas sosial, dan lembaga sosial yang dibutuhkan korban.

Baca juga: Sering KDRT, Ayah Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa ini Cemburu dengan Istri yang Bekerja

“Ini berarti penanganan KDRT harus dilakukan secara kolaboratif dan integratif,” kata dia.

Mekanisme ini, ucap Siti, ditujukan agar KDRT tidak memburuk dan memberikan ruang agar pelaku dan korban berjarak. Namun Polisi berdalih mengapa tak bisa langsung menangkap Panca Darmansyah usai laporan KDRT.

Baca Juga  Hasil Dugaan Korupsi SYL: Untuk Istri Rp 938 Juta, Keluarga Rp 992 Juta, dan Pribadi Rp 3,3 Miliar

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam menjelaskan Panca tak bisa langsung diciduk karena masih berstatus sebagai saksi dan status kasus tersebut masih penyelidikan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *