KSOP Sunda Kelapa Sosialisasi Aplikasi Simkapel, Tingkatkan Pelayanan Perkapalan

Uncategorized36 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perkapalan dan Kepelautan (SIMKAPEL) di Grand Orchardz Jakarta, Senin (19/2).

Sosialisasi ini digelar untuk meningkatkan layanan jasa perkapalan dan kepelautan secara profesional, melayani, efektif dan efisien kepada pemilik/operator kapal dan pelaku usaha di bidang perkapalan dan kepelautan di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pelabuhan Sunda Kelapa adalah salah satu pelabuhan yang telah ditetapkan dalam SIMKAPEL untuk pelayanan kapal yang berkegiatan di pelabuhan.

“Aplikasi (SIMKAPEL) yang telah Go-Live pada Desember 2023 silam dirancang untuk mengintegrasikan pelayanan terkait sertifikasi kapal dan pelaut secara online. Oleh karena itu, sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman serta feedback dari para stakeholder terkait pemanfaatan SIMKAPEL yang telah terintegerasi dalam satu wadah pelayanan” ungkap Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Aries Wibowo dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Aries menjelaskan, aplikasi SIMKAPEL yang dibangun oleh Ditjen Perhubungan Laut adalah sebagai upaya untuk memastikan terjaminnya penyelenggaraan pelayanan transportasi laut yang andal dan berdaya saing, melalui peningkatan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan industri pelayaran nasional.

Baca juga: Anggap Pemilu 2024 Diwarnai Kecurangan, Timnas AMIN Fokus pada Elektoral dan Penyelamatan Demokrasi

“Aplikasi ini dapat menyajikan data dan informasi mengenai sertifikasi kapal dan pelaut secara akurat dan tepat waktu, yang dapat ditelusuri oleh para stakeholder kapan pun dan di manapun. Dengan demikian, diharapkan aspek efektivitas dan transparansi pelayanan khususnya di Pelabuhan Sunda Kelapa dapat tercapai dengan baik” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas, dan Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Amir Makbul mengatakan, pada era transformasi digital seperti sekarang, pemerintah dituntut untuk memanfaatkan teknologi secara ekstensif di bidang pelayaran untuk meningkatkan kinerja pelayanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.

Baca Juga  Lucinta Luna Sebut Banyak Artis Mengajaknya Bikin Sensasi hingga Dijanjikan Bayaran Miliaran Rupiah

“Sampai saat ini, SIMKAPEL telah melayani kurang lebih 198 ribu layanan yang masuk dari cakupan 204 layanan di Direktorat Perkapalan dan Kepelautan. Dengan pemanfaatan SIMKAPEL ini, diharapkan Indonesia akan memiliki pusat data dan informasi terkait sertifikat keselamatan kapal dan dapat memetakan kapal-kapal yg beroperasi di Indonesia khususnya yang berbendera Indonesia terkait keselamatannya” tutur Capt. Amir.

Baca juga: PPSU Mogok Kerja Gara-gara Dikatain Miskin, Klarifikasi Lurah Ancol: Itu Pembinaan

Dengan komitmen dan integritas, Capt. Amir berharap penggunaan dan pemanfaatan SIMKAPEL dapat berjalan dengan baik dan sukses, serta masyarakat pengguna layanan jasa perkapalan dan kepelautan dapat terlayani secara profesional, efekif, dan efisien.

Sosialisasi SIMKAPEL ini turut dihadiri oleh perwakilan dari DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA), DPC Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), DPC Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (PELRA) serta perwakilan pemilik/operator kapal dan pelaku usaha di bidang perkapalan dan kepelautan di Pelabuhan Sunda Kelapa.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *