Jelang Bulan Puasa, Ini Beberapa Bahan Pokok yang Alami Kenaikan Harga

Uncategorized32 Dilihat

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH – Kurang dari 10 hari bulan suci Ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Pasar Slipi Jakarta Barat mengalami kenaikan Minggu (3/3/2024).

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti cabai merah besar, telur, beras, bawang dan daging ayam.

Hal itu diungkap oleh salah satu pedagang Pasar Slipi, Jakarta Barat bernama Sri.

Sri mengatakan, untuk daging ayam mengalami kenaikan cukup dratis karena sebelumnya seharga Rp 40.000 kini Rp 50.000 perkilogram.

Baca juga: Digugat Cerai, Teuku Ryan Rindukan Momen Ibadah Puasa di Bulan Ramadan Bersama Ria Ricis dan Anaknya

“Telur ayam itu juga naik, sebelumnya Rp 28.000 sekarang Rp 33.000. Cabai rawit masih standar enggak ada kenaikan masih Rp 80.000 perkilogram,” terangnya kepada Wartakotalive.com, Minggu (3/3/2024).

Sri melanjutkan, untuk harga cabai merah besar mengalami kenaikan kini menjadi Rp 125.000 perkilogram.

Menurutnya, harga kenaikan bahan pokok jelang puasa tidak mengalami kenaikan.

Namun, setelah puasa 1 Minggu biasanya seluruh harga bahan pokok akan naik.

“Saya kurang tahu juga kenapa bisa naik jelang puasa ini,” terangnya.

Sri melanjutkan, harga beras premium juga masih tinggi di harga Rp 18.000 sampai Rp 19.000 perkilogramnya.

Harga beras pandan pulen, diakui Sri lebih mahal dibanding premium menyentuh angka Rp 21.000.

Baca juga: Pasokan Berangsur Mulai Aman, Harga Beras di Pademangan Terus Mengalami Penurunan

Kemudian, harga bawang merah masih stabil Rp 35.000 perkilogram. Namun, harga bawang putih yang mengalami kenaikan cukup signifikan dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000.

“Biasanya premium cuma Rp 15.000, ini lagi naik tinggi banget,” terangnya.

Sri berharap, pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok agar pedagang bisa jualan lebih enak lagi.

Baca Juga  Real Count Pileg DKI Jakarta oleh KPU: Suara PDIP, PSI dan PKS Lampaui 10 Persen

Sebab, kata Sri para pedagang kesulitan untuk mengambil keuntungan dari jualannya.

“Inginnya pedagang normal lagi, bahan pokok utamanya beras ya, kalau cabai mahal masih bisa beli dikit, banyak pelanggan yang jarang datang,” imbuhnya. (m26)

 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *