Dokter Visum dan Ahli Pidana Diperiksa, Tersangka Kasus Perundungan di Serpong Ditetapkan Besok

Uncategorized35 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kepala Sekolah SMA Internasional di Serpong (Binus) absen dari panggilan Polres Tangerang Selatan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Hal ini disampaikan oleh Kasie Humas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Wendi Afrianto yang menyebut jika Kepala sekolah tak menjalani pemeriksaan pada Rabu, (29/2/2024).

“Kemarin (Kepala Sekolah) tidak hadir, untuk hari ini masih menunggu konfirmasi penyidik,” ucap Wendi saat dikonfirmasi TribunTangerang.com Kamis, (29/2/2024).

Terbaru, penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada Ahli yaitu ahli dokter visum dan ahli pidana yang disediakan unit PPA.

“Dua saksi ahli datang semua,” kata Wendi.

Baca juga: Polres Tangsel Periksa 2 Saksi Ahli Kasus Perundungan Binus School Serpong demi Penuhi Alat Bukti

Wendi tak menutup kemungkinan jika pihak polres Tangerang Selatan akan menetapkan tersangka dan menjelaskan hasil pemeriksaan pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Insha allah kalau semuanya sudah selesai diagendakan jumat (penetapan dan menjelaskan hasil pemeriksaan),” pungkasnya.

Sebagai informasi, pihak kepolisian telah melakukan gelar perkara dan sudah menaikan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Hingga kini,  pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan belum menetapkan tersangka. (m30)

Baca juga: Demi Hak Pendidikan, KPAI Minta Binus School Serpong Pertimbangkan Opsi PJJ ke Pelaku Bullying

Take Down Video Kekerasan

KPAI, komisi perlindungan anak Indonesia menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mentake down (menghilangkan) video kekerasan di Binus School Serpong.

Aris Adi Leksono, anggota KPAI mengatakan, dalam sistem peradilan anak, baik korban, pelaku maupun saksi dijaga identitasnya.

Kata Aris, orang yang mengumumkan identitas anak bisa dikenakan pidana penjara lima tahun sesuai aturan Undang-Undang yang berlaku.

“Misalnya wajah pelaku, wajah korban, wajah saksi. Termasuk juga orangtuanya, baik orangtua pelaku maupun korban,” katanya, Selasa (27/2/2024) di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga  Legenda Bulutangkis Eddy Hartono Kisahkan Kronologi Pertemuan Firli Bahuri dan SYL di GOR Badminton



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *