Anies Minta Jokowi Beri Sanksi ke Erick Thohir karena Tidak Netral dan Dukung Prabowo-Gibran

Uncategorized83 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, PARUNG — Calon presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan, menyoroti aksi Menteri BUMN Erick Thohir yang terang-terangan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Anies, Presiden Jokowi seharusnya memberi sanksi kepada Erick karena melanggar netralitas pejabat negara.

“Kalau ada pelanggaran, seharusnya diberi sanksi. Kalau tidak diberi sanksi berarti diperbolehkan. Sesederhana itu,” kata Anies usai kampanye akbar di Gelanggang Olahraga (GOR) Parung, Kabupaten Bogor, Senin (22/1/2024).

Menurut dia, jika pejabat memang harus netral dan ada yang tidak netral maka wajib dikasih sanksi.

“Kita tunggu sanksinya, umumkan sanksinya. Tunjukkan kepada rakyat bahwa kita tegas,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mempertanyakan aksi para menteri yang tidak menaati perintah Presiden Jokowi.

Baca juga: VIDEO Anies Baswedan Kampanye Akbar di Parung, Ribuan Warga Tumpah Ruah

“Pertanyaan saya adalah apakah perintah presiden tidak ditaati. Presiden bilang harus netral, ada yang berani menentang perintah itu? Kalau ada yang berani apakah presiden diam saja?” imbuhnya.

Kalau presiden sudah bilang netral, lanjut Anies, janganlah melawan presiden.

“Kalau ada yang tidak menaati presiden, beri sanksi pada yang tidak taat,” tandasnya.

Sebagai informasi, Erick Thohir hadir di Rumah Kertanegara menjelang debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024) sore.

Erick menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ribuan Warga Sambut Anies

Sebelumnya ribuan warga Kabupaten Bogor tumpah ruah di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Senin (22/1/2024).

Mereka datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor untuk mengikuti Kampanye Rapat Terbuka Calon Presiden Anies Baswedan.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Boyamin Saiman Sebut Firli Bahuri Pengecut dan Tidak Gentle karena Mundur Sebagai Ketua KPK: Kecewa!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *