Ahli Fisika Forensik Dilibatkan Selidiki Tewasnya Petugas Imigrasi yang Jatuh dari Apartemen

Uncategorized110 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Polisi melibatkan sejumlah ahli dalam menyelidiki kasus tewasnya seorang petugas imigrasi berinisial TFF yang jatuh dari lantai 19 apartemen di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, ahli Fisika forensik turut dilibatkan.

“Dan juga kami dibantu fisika forensik,” ujar Hengki, kepada wartawan, Sabtu.

Keterlibatan ahli Fisika forensik ini, lanjut dia, adalah untuk menganalisa jatuhnya TFF.

Pasalnya, tidak ada saksi sama sekali yang mengetahui kejadian tersebut.

Baca juga: WNA Korsel yang Lemparkan Pegawai Imigrasi dari Lantai 19 Kenal dengan Korban, Lalu Apa Motifnya?

Baca juga: Sebelum Dilempar dari Lantai 19 Apartemen, Pegawai Imigrasi Sempat Jalan Bareng Pelaku WN Korsel

“Ini jatuh ke bawah bagaimana, dianalisis oleh tim dan ini memang rekan-rekan sekalian, kan ini tidak ada saksi mata, memang berdua di dalam sana,” katanya.

Meski begitu, penyidik sudah mengantongi rekaman CCTV sampai jejak dari tubuh korban sebelum jatuh.

Hengki belum dapat memastikan dengan cara bagaimana TFF tewas.

Beberapa ahli lainnya juga dilibatkan, seperti laboratorium forensik serta kedokteran forensik, baik kimia atau biologi forensik.

“Jadi perlu ada penelitian yang dilakukan terus menerus sebelum dilakukan kesimpulan apakah ini terkait dengan accident, kecelakaan apakah natural, apakah suicide, apakah bunuh diri atau ini pembunuhan homicide,” ujar dia.

Baca juga: Untuk Kali Kedua Kantor Imigrasi Depok Dapat Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM

“Ini memang butuh waktu karena sekali lagi memang tidak ada saksi mata, hanya berdua di situ. Oleh karenanya, kami sangat mengedepankan scientific crime investigation, secara scientific nanti akan disimpulkan tim ahli, apa penyebab kematiannya,” sambung Hengki. 

Baca Juga  Kepala BP2MI Sebut Hak Pilih Milik 2,5 Juta PMI di Malaysia Terancam Hilang: Sejak Awal Bermasalah

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/10/2023) sekira pukul 03.00 WIB.

Sebelum kejadian, korban bersama warga negara Korea Selatan berinisial KH pergi keluar dari apartemen.

Lalu pada Jumat pukul 02.00 WIB, keduanya kembali ke apartemen. (m31)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *